Semua Tentang Miopia (Rabun Jauh)
Bagian dari layanan kontrol miopia untuk anak-anak di Singapura kami di The Cathay dan Jelita Mall.

Pelajari semua yang perlu Anda ketahui tentang miopia (rabun jauh) - bagaimana mencegahnya, mendeteksinya, dan menanganinya.
Kesulitan melihat benda dari jauh sementara penglihatan dekat tetap jelas umumnya merupakan tanda masalah penglihatan kabur yang disebut Miopia, atau rabun jauh. Ini adalah salah satu jenis kelainan refraksi pada mata. Kondisi ini terjadi ketika bentuk mata Anda membuat cahaya dibelokkan secara tidak tepat, sehingga bayangan jatuh di depan retina, bukan tepat di retina. Selain itu, ketika bola mata terlalu panjang, cahaya yang masuk ke mata tidak akan jatuh tepat di retina. Semua ini biasanya menghasilkan penglihatan yang cukup baik untuk membaca buku atau layar komputer, tetapi sulit untuk melihat benda yang jauh.
Miopia dapat berkembang secara bertahap atau cepat, dan sering memburuk selama masa kanak-kanak dan pubertas. Miopia juga cenderung diturunkan dalam keluarga. Pemeriksaan mata dasar dapat memastikan adanya rabun jauh. Anda dapat mengatasi penglihatan kabur dengan kacamata, lensa kontak, atau bedah refraktif.
Hingga saat ini, para ilmuwan masih belum yakin mengapa bola mata tumbuh terlalu panjang, namun mereka telah mempersempit beberapa faktor risiko yang berkaitan dengan perkembangan miopia.
1. Faktor Genetik - Ditemukan bahwa jika kedua orang tua menderita miopia, kemungkinan anak mengalami miopia lebih tinggi.
2. Aktivitas Jarak Dekat - Karena Singapura dianggap memiliki salah satu sistem Pendidikan terbaik di dunia, jumlah jam untuk aktivitas jarak dekat (membaca buku & waktu layar) meningkat. Hal ini akan meningkatkan kemungkinan anak mengalami miopia.
3. Pencahayaan Malam - Anak-anak yang cenderung membaca dalam pencahayaan yang buruk dapat memengaruhi pertumbuhan mata yang berlebihan dan mengalami miopia.
Baca selengkapnya tentang artikel di atas di sini.
Miopia adalah kondisi yang biasanya dimulai sejak masa kanak-kanak. Anak-anak dengan orang tua yang menderita miopia memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk mengalami miopia. Kondisi ini sering ditemukan pada anak-anak semuda 3-4 tahun, dan koreksi diperlukan untuk memperlambat laju perkembangan miopia.
Gejala Miopia - Rabun Jauh dapat meliputi:
Perlu menyipitkan mata atau menutup sebagian kelopak mata untuk melihat dengan jelas
Penglihatan kabur saat melihat benda yang jauh
Sakit kepala akibat mata lelah
Kesulitan melihat saat mengemudi, terutama di malam hari (miopia malam)
Miopia - Rabun Jauh sering pertama kali terdeteksi pada masa kanak-kanak dan umumnya didiagnosis antara awal usia sekolah hingga usia remaja. Anak dengan rabun jauh mungkin menunjukkan perilaku:
Terus-menerus menyipitkan mata
Perlu duduk lebih dekat ke televisi, layar bioskop, atau di bagian depan kelas
Tampak tidak menyadari benda-benda yang jauh
Berkedip secara berlebihan
Sering menggosok matanya
Jika seorang anak diduga memiliki gejala-gejala di atas, ia sebaiknya memeriksakan matanya ke Optometris di Singapura. Perlu diperhatikan bahwa jika anak berusia di bawah 8 tahun, Anda sebaiknya membawa anak Anda ke praktik optometri. Lensa kacamata kontrol miopia atau lensa kontak umumnya diresepkan oleh Optometris dan Optisien apabila miopia terdeteksi.
Seperti dikutip dari HealthHub.sg, ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mendorong aktivitas di luar ruangan:
1. Ajak anak Anda ke taman bermain. Kunjungan rutin ke taman bermain tidak hanya memastikan anak Anda melakukan aktivitas fisik, tetapi juga membantu mengembangkan keterampilan sosialnya saat ia belajar bermain dengan anak-anak lain.
2. Berjalan-jalan di taman atau ke toko. Anda juga bisa mengajak hewan peliharaan berjalan-jalan atau menyusuri jalur alam.
3. Pergi ke pantai dan bersenang-senang bersama keluarga sambil membangun istana pasir.
4. Dorong anak Anda untuk menekuni hobi aktif seperti bersepeda atau berenang agar lebih banyak menghabiskan waktu di luar ruangan.
5. Mainkan permainan luar ruangan seperti sepak bola, bola basket, atau frisbee dan libatkan seluruh keluarga.
Saat berada di luar ruangan, sebaiknya tetap memperhatikan keselamatan:
1. Hindari waktu terpanas dalam sehari (pukul 11 pagi hingga 4 sore).
2. Pastikan anak Anda minum banyak air.
3. Oleskan tabir surya serta kenakan topi dan kacamata hitam untuk melindungi dari sinar matahari.
4. Gunakan perlengkapan keselamatan yang sesuai bila diperlukan, misalnya saat bermain sepatu roda atau bersepeda.
Cari tahu cara melakukan pemeriksaan mata dan diskusikan berbagai penanganan miopia bersama Optometris dan Optisien kami hari ini. Klik di sini, email emmevisioncare@gmail.com atau hubungi +65 9383 8569 untuk pertanyaan lebih lanjut.